Postingan

Menparekraf Ajak Seniman Musik Tularkan Virus I-Pop

Gambar
Penulis : Thalita Rahma Selasa, 08 Mei 2012 12:06 WIB      3 komentar 0 0   JAKARTA–MICOM: Saat ini musik Korea yang terbungkus dalam ‘Korean Wave’ atau Korean pop (K-pop) ini sedang booming. Melesatnya popularitas K-pop ini tidak terlepas dari dukungan kuat pemerintah Korea. Hal ini menjadi inspirasi pemerintah Indonesia dalam mengembangkan industri musik Indonesia. “Pemerintah Korea sudah mempersiapkan K-pop ini semenjak enam tahun yang lalu. Oleh karena itu dalam mengembangkan musik Indonesia merupakan tantangan dan perlu kerja keras bersama. Pasar atau konsumen kita sangat besar, kedepan kita harus kembangkan musik ala Indonesia yang dapat menjadi I-pop,” tegas Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu, dalam acara Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (DPP Pappri), di Jakarta, Senin (7/5) malam. Mar...

Turki Jajaki Bisnis Elektronik di Indonesia

Gambar
Ekonomi Penulis : Thalita Rahma Senin, 28 Mei 2012 16:50 WIB      0 komentar 0 0   JAKARTA–MICOM: Turkish Electro Technology Exporters Association (TET) menjajaki untuk berbisnis di Indonesia. TET merupakan asosiasi profesional dari Turki yang bergerak di bidang pelistrikan, elektronik, serta penanganan perusahaan-perusahaan teknologi informasi. Kunjungan bisnis TET merupakan yang pertama kali. Karenanya, Turki masih mempelajari iklim bisnis dan investasi di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum TET Fatih Kemal Ebiclioglu di Jakarta, Senin (28/5). “Pertemuan bisnis ini berperan sebagai ajang promosi investasi terpadu yang ditujukan untuk mencari mitra bisnis strategis yang tepat di Indonesia,” katanya. Ia mengaku bagi kalangan pebisnis dari Turki, Indonesia masih dipandang sebagai pasar dengan potensi luar biasa. “Indonesia bukan negara yang kecil. Indonesia memiliki banyak pulau dan penduduk. Ka...

KKP Pastikan tidak Ada Impor Garam hingga Akhir Tahun

Ekonomi Penulis : Thalita Rahma Kamis, 31 Mei 2012 21:45 WIB JAKARTA–MICOM: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan hingga akhir tahun ini tidak akan lagi impor garam untuk konsumsi. Hal ini karena hasil produksi garam konsumsi dalam negeri sudah mampu mencukupi kebutuhan garam konsumsi hingga akhir tahun. Hal tersebut dikatakan Dirjen Kelautan dan Pulau-Pulau Kecil KKP, Sudirman, saat ditemui setelah Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI, di gedung MPR DPR, Jakarta, Kamis (31/05). “Jika melihat volume kebutuhan garam konsumsi di 2012 sebesar 1,4 juta ton dan volume produksi garam yang ditargetkan sebesar 1,7 juta ton. Maka secara statistik kita sudah swasembada garam konsumsi. Sehingga mudah-mudahan tahun ini terakhir untuk impor garam konsumsi,” katanya. Namun tetap diakui oleh Dirman, di 2012 ini pemerintah masih impor garam konsumsi dan masih akan ada impor garam. Tetapi hanya untuk garam industri seb...

Lima Pertimbangan Terapkan SMS Berbasis Biaya

Gambar
Bisnis Penulis : Thalita Rahma Selasa, 29 Mei 2012 23:28 WIB      2 komentar 0 0 JAKARTA–MICOM: Rencana aturan skema interkoneksi layanan pesan singkat (SMS) berbasis biaya yang akan diberlakukan mulai 1 Juni mendatang, dilandaskan pada lima pertimbangan untuk menetapkan tarif dasar Rp23. Kepala Pusat Humas Kominfo Gatot S Dewabrata saat ditemui Media Indonesia seusai rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR RI, di Jakarta, Selasa (29/5), menjelaskan penetapan tarif itu sudah menjadi kesepakatan pemerintah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), dengan pihak provider atau jasa layanan komunikasi. Penetapan tarif dasar itu, lanjut Gatot, berdasarkan lima pertimbangan. Pertama dengan mempertimbangkan ongkos produksinya berapa. Kedua mempertimbangkan biaya interkoneksi SMS tiap provider. Ketiga mempertimbangkan kapasitas masing-masing provider. Keempat mempertimbangk...